Hero Background

Peneliti Senior

Kenali para profesional yang terampil dan berdedikasi di balik setiap pencapaian.

Imaduddin Hamid

Koordinator Tim Anagata Institute & Riset Kebijakan
Imad adalah Senior Researcher dan Team Coordinator Anagata Institute dengan latar belakang akademik Sarjana Ilmu Administrasi Publik serta Magister Analisis Kebijakan Publik dari Universitas Indonesia. Untuk memperkuat kapasitas riset dan analisis kebijakan, ia telah menerima Letter of Acceptance (LoA) untuk melanjutkan studi doktoral pada tahun 2026. Imad memiliki pengalaman luas dalam riset dan publikasi di bidang kebijakan publik, tata kelola pemerintahan daerah, serta evaluasi program CSR yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. Saat ini, Imad juga aktif sebagai konsultan pemerintah daerah di salah satu lembaga penelitian kampus. Sebagai pemerhati isu kebijakan publik, Imad terbiasa melakukan analisis sistematis dan objektif untuk memprediksi dampak sosial ekonomi dari berbagai pilihan kebijakan. Sejak masa kuliah, Imad aktif dalam organisasi dan pernah menjadi Ketua Umum HMI Universitas Indonesia, Wakil Kepala Departemen Kajian Literasi Kelompok Studi Mahasiswa (KSM) UI, serta Ketua Divisi Diskusi Ilmiah dan Isu Strategis Himpunan Mahasiswa Pascasarjana (HMP) FIA UI. Saat ini, ia juga aktif di Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) sebagai Wakil Ketua Bidang Alumni Affairs dan Partnership periode 2025–2028 serta di Pengurus Besar HMI periode 2024–2026. Imad bertanggung jawab atas perencanaan riset, komunikasi strategis, dan fasilitasi kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Langkah Anagata Institute dilakukan untuk menjamin agar pelaksanaan program pemerintah, baik internasional, nasional, maupun daerah, berjalan selaras dengan Asta Cita pembangunan Indonesia yang menekankan kemandirian ekonomi, pemerataan kesejahteraan, dan inovasi kebijakan. Melalui riset berbasis evidence-based policy dan pendekatan teoritis, Anagata Institute membantu memastikan kebijakan diplomasi investasi, pembangunan Indonesia, dan kebijakan publik pada umumnya berdasarkan aspirasi daerah dan pelibatan unsur okta helix guna menciptakan iklim investasi yang inklusif dan berkelanjutan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa kebijakan publik tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mewujudkan keadilan sosial dan keberlanjutan pembangunan guna kemajuan bangsa.
Imaduddin Hamid

Muhammad Rifadli

Peneliti Program Sosial dan Pelatihan Sertifikasi
Fadli adalah seorang banker dengan pengalaman di bidang retail banking di BUMN. Ia pernah terlibat dalam tim staf khusus Menteri BUMN yang berfokus pada kebijakan publik serta menjadi bagian dari tim tenaga ahli Menteri BUMN untuk bidang industri dan transformasi digital. Saat ini, Fadli dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal BUMN Hijau, sebuah organisasi di lingkungan Danantara yang berfokus pada isu Environmental, Social, and Governance (ESG). Dalam kapasitasnya sebagai peneliti, Fadli mengintegrasikan perspektif kebijakan publik, tata kelola BUMN, dan praktik keberlanjutan untuk merancang desain pelatihan sertifikasi dan program sosial yang responsif terhadap kebutuhan pelaku usaha dan komunitas penerima manfaat. Selama menempuh pendidikan, Fadli aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua BEM Universitas Indonesia pada tahun 2019 dan Ketua Ikatan Mahasiswa Minang UI pada tahun 2016. Ia juga memiliki pengalaman mengikuti program summer school di Jepang dengan tema manajemen bisnis. Saat ini, Fadli menjabat sebagai Ketua Gebu Minang Muda, organisasi Minang tertua di Indonesia.
Muhammad Rifadli

Musfi Romdani

Peneliti Data Survei Publik, Actor Mapping, dan Media
Musfi adalah seorang analis sosial-politik, praktisi komunikasi strategis, dan pemikir kritis dengan pengalaman lintas sektor di institusi kajian strategis, media massa, dan organisasi masyarakat sipil. Pendidikan akademik Musfi dimulai dari Universitas Indonesia, di mana ia menyelesaikan gelar sarjana Ilmu Filsafat dengan IPK 3,79 dan terpilih sebagai peserta pemilihan Mahasiswa Berprestasi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI tahun 2018. Sejak masa kuliah, ia aktif dalam berbagai organisasi, termasuk Badan Eksekutif Mahasiswa FIB UI, Forum Musyawarah Kebangsaan, GMNI Cabang Depok, dan berbagai kelompok studi akademik, yang memperkaya perspektif intelektual dan sosial politiknya. Pengalaman profesionalnya mencakup posisi sebagai Analis Sosial-Politik di Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) dan Redaktur di Pinter Politik. Melalui peran-peran ini, Musfi menghasilkan analisis mendalam tentang dinamika sosial-politik nasional, strategi komunikasi pemerintah, dan tren kebijakan publik. Sejak 2019, Musfi juga menjadi Pendiri dan Direktur Sekolah Logika, institusi pendidikan pertama di Indonesia yang mengkhususkan diri pada pengajaran berpikir kritis melalui ilmu logika formal. Inisiatif ini telah mendapat liputan media nasional (Indopos, 2019) dan berkembang menjadi gerakan untuk meningkatkan kemampuan penalaran analitis masyarakat luas. Sebagai alumni Filsafat UI, Musfi menerapkan pendekatan multidisipliner yang menggabungkan teori filosofis dengan analisis empiris untuk membaca fenomena sosial-politik kontemporer. Keahliannya mencakup analytical thinking, news writing, penelitian kualitatif, dan strategic communication. Melalui kontribusi di media massa, think tank, dan forum publik, Musfi dikenal sebagai pemberi perspektif yang kritis, evidence-based, dan berorientasi pada pemahaman mendalam terhadap mekanisme kekuasaan, kebijakan, dan mobilisasi publik di Indonesia. Sebagai peneliti, Musfi terbiasa merancang desain survei publik, menyusun pemetaan aktor, dan membaca lanskap media secara sistematis untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan dan strategi komunikasi yang berbasis data dan argumentasi logis yang ketat.
Musfi Romdani

Firman Anggara

Peneliti UMKM Investasi, Pelatihan Sertifikasi dan Media
Anggara merupakan profesional di bidang Human Resources dengan keahlian khusus dalam Talent Acquisition & Recruitment, pelatihan kepemimpinan, basic hospitality, talent management, learning & development, performance management, corporate social responsibility (CSR), key performance indicator (KPI) pegawai, hubungan industrial, remunerasi, serta health, safety, and environment (HSE). Ia meraih gelar sarjana di bidang Human Resources Management dari Australia dan gelar magister di bidang Human Resources Development di Sektor Publik dari Universitas Indonesia. Karier profesionalnya dimulai sebagai talent acquisition di perusahaan ritel terbesar di Australia dan berhasil meraih predikat karyawan terbaik pada tahun 2018 dan 2019. Selama di Australia, ia juga aktif sebagai anggota Sydney Idea, komunitas di bawah University of Sydney yang mengusung isu politik, sosial, ekonomi, dan sains. Pada awal 2022, Anggara kembali ke Indonesia, meraih sertifikasi Certified Human Resources Professional (CHRP), dan dipercaya menjadi ketua angkatan para profesional HR di Indonesia pada tahun yang sama. Setelah menyelesaikan studi S2 di Universitas Indonesia, pada awal 2024 Anggara berpindah ke Belanda untuk bekerja di sebuah perusahaan konsultan di bidang Human Resources. Sejak Juni 2025 hingga sekarang, ia kembali berkarier di Indonesia untuk sebuah perusahaan asal Singapura sebagai Deputy General Manager serta aktif menjadi pembicara di berbagai instansi.Dalam perannya sebagai peneliti, Anggara memanfaatkan pengalaman HR lintas negara untuk mengkaji efektivitas pelatihan sertifikasi, kebutuhan peningkatan kapasitas SDM UMKM, serta peran program investasi dan media dalam memperkuat ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif dan produktif.
Firman Anggara

Artinus Hulu

Peneliti Data Survei Publik dan Dampak CSR
Hulu adalah seorang aktivis dan peneliti kebijakan publik dengan latar belakang ekonomi dan manajemen. Ia menyelesaikan pendidikan S1 Manajemen di FEB Universitas Sumatera Utara dan S2 Analisis Kebijakan Publik di FIA Universitas Indonesia. Dalam dunia gerakan mahasiswa, Artinus pernah menjabat sebagai Sekretaris Umum Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) periode 2022 - 2024, berperan dalam advokasi isu-isu sosial, politik, dan gerejawi di tingkat nasional. Di luar aktivitas organisasi, ia aktif sebagai surveyor dan peneliti, terlibat dalam berbagai kegiatan riset lapangan, survei opini, serta kajian kebijakan yang berkaitan dengan pembangunan, tata kelola, dan dinamika masyarakat. Kombinasi pengalaman akademik, kepemimpinan organisasi, dan kerja-kerja riset lapangan menjadikannya sosok yang kuat dalam menghubungkan analisis data dengan agenda perubahan sosial yang konstruktif. Sebagai peneliti, Hulu mengembangkan desain survei publik dan studi dampak CSR yang menekankan keterlibatan komunitas, sehingga temuan riset dapat diterjemahkan menjadi rekomendasi kebijakan yang sensitif terhadap konteks lokal dan berorientasi pada keadilan sosial. Saat ini, Hulu berkiprah sebagai Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP), berkontribusi dalam penyusunan analisis dan rekomendasi kebijakan strategis bagi pemerintah Prabowo-Gibran.
Artinus Hulu

M. Zeinny H. Sasmita

Peneliti Kebijakan Publik dan Pemerintah Daerah
Zeinny adalah profesional ekonomi dan pendidikan dengan fokus kuat pada pengembangan strategi ekonomi syariah dan kebijakan publik yang berdampak nyata. Memiliki latar akademik Sarjana Ekonomi dan Keuangan Islam dari UPI, MBA dari ITB, serta kandidat Doktor Ilmu Ekonomi di Universitas Padjadjaran, Zeinny menggabungkan kajian teoretis dengan praktik lapangan secara komprehensif. Di ranah akademik, Zeinny menjabat Dekan Fakultas Sosial dan Ekonomi di Universitas Teknologi Nusantara sekaligus mengajar ekonomi, keuangan, dan bisnis, dengan kontribusi signifikan dalam mutu pendidikan melalui peran di tim akreditasi dan riset terpadu pada institusi ternama. Sebagai peneliti, Zeinny fokus pada riset yang mendalami isu krusial ekonomi dan kebijakan publik strategis, serta menerbitkan karya ilmiah di jurnal internasional dan nasional bereputasi serta berperan aktif dalam konsultan kebijakan daerah untuk memperkuat sinergi antara teori dan praktik pembangunan. Dalam organisasi, Zeinny aktif di HIPMI Jabar, IKA UPI, AR IA SBM ITB, dan PB HMI dengan pengalaman kepemimpinan yang luas di berbagai level. Zeinny kerap menjadi pembicara dalam forum nasional bertema ekonomi syariah, kewirausahaan, dan kepemimpinan digital. Dalam kapasitasnya sebagai peneliti kebijakan publik dan pemerintah daerah, Zeinny mengembangkan kajian berbasis data mengenai tata kelola ekonomi daerah, penguatan ekosistem UMKM syariah, serta desain kebijakan fiskal dan kelembagaan yang mendorong pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan. Zeinny pernah menerima penghargaan “Dekan Termuda di Indonesia” dari TVOne dan “Profesional & Kepemimpinan Menginspirasi 2025” dari Majalah Penghargaan Indonesia, serta memperoleh beasiswa unggulan Kemenristekdikti. Dengan pengalaman lintas sektor, Zeinny bertekad memperkuat ekonomi syariah, pemberdayaan UMKM, dan pengembangan SDM unggul di Indonesia.
M. Zeinny H. Sasmita

Satria Adhitama Sukma

Peneliti Kebijakan Publik dan UMKM Investasi
Lulus dari Sarjana Hukum dan Magister Hukum Universitas Indonesia, Satria adalah seorang lawyer yang berpengalaman dalam berbagai bidang, seperti hukum bisnis dan hukum administrasi negara. Satria banyak terlibat dalam perkara pidana, perdata, dan tata usaha negara, menangani BUMN maupun perusahaan swasta di sektor pertambangan, perkebunan, perdagangan, dan properti. Saat ini Satria juga menjabat sebagai Legal Supervisor di perusahaan tambang emas. Di luar praktik litigasi, Satria aktif melakukan edukasi hukum bagi pelaku usaha, khususnya UMKM. Ia rutin menginisiasi survei kebutuhan informasi hukum, menyelenggarakan konsultasi hukum gratis, serta mengembangkan konten edukatif melalui media sosial agar isu-isu hukum bisnis lebih mudah diakses. Sebagai peneliti kebijakan publik dan UMKM investasi, Satria memanfaatkan pengalamannya dalam menangani perkara korporasi untuk mengkaji hambatan regulasi, kebutuhan perlindungan hukum, serta desain skema investasi yang lebih adil dan aman bagi pelaku UMKM.Pendekatan ini melengkapi perannya sebagai advokat dengan mendorong pencegahan sengketa dan peningkatan literasi hukum pelaku usaha sejak dini.
Satria Adhitama Sukma

Putri Haryani

Peneliti Kebijakan Publik, Pemerintah Daerah dan Pelatihan Sertifikasi
Putri adalah dosen Akuntansi Sektor Publik di Universitas Negeri Jakarta dengan pengalaman mengajar di bidang akuntansi sektor publik, auditing, dan sistem informasi akuntansi. Ia meraih gelar Master of Science in Accounting and Finance dari Management and Science University (MSU) Malaysia, setelah sebelumnya lulus cum laude dari Program Akuntansi Sektor Publik, Politeknik Negeri Sriwijaya. Selain mengajar, Putri aktif sebagai Kepala Laboratorium Internasionalisasi FEB UNJ dan konsultan manajemen risiko di PT Integrifice Digital Nusantara Consultancy. Ia juga pernah bertugas sebagai staf Divisi Perubahan Perilaku Satgas Nasional COVID-19, dengan kontribusi pada penyusunan panduan perubahan perilaku, kebijakan pemulihan ekonomi, serta berbagai kegiatan edukasi publik. Rekam jejak profesionalnya diperkuat oleh sejumlah publikasi ilmiah, keterlibatan dalam organisasi nasional seperti PB HMI dan Koalisi Kependudukan Indonesia, serta pengalaman menjadi pembicara mengenai literasi keuangan, rekam jejak digital, dan nilai-nilai Pancasila bagi generasi muda.
Putri Haryani

Chessa Ario Jani Purnomo

Peneliti Dampak CSR dan UMKM Investasi
Chessa adalah Dosen Fakultas Hukum Universitas Pamulang (FH UNPAM) dan Peneliti Dampak CSR dan UMKM Investasi dengan fokus terkini pada kebijakan dan hukum tanggungjawab sosial korporasi serta hukum dan kebijakan investasi yang berkaitan dengan keberlanjutan UMKM. Ia menyelesaikan pendidikan S1 dan S2 Ilmu Hukum di Universitas Pamulang serta studi S2 Ilmu Kebijakan Pajak di FIA Universitas Indonesia, yang memperkuat basis teoritis dan metodologisnya dalam menganalisis hukum ekonomi serta instrumen hukum yang mengatur program CSR dan skema investasi bagi UMKM. Sejak awal karier, Chessa aktif mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan hukum, antara lain Kalabahu LBH Jakarta (2017) dan pendidikan anti korupsi dibawah naungan Truth dan ICW. Pengalaman berkarir di LBH Jakarta-YLBHI (2017/2018), ia ditempatkan pada program penelitian untuk mendukung advokasi strategis dan perubahan kebijakan melalui forum Rapat Dengar Pendapat Umum dan Judicial Review di MK RI. Ia juga berafiliasi dengan antara lain FH Univeraitas Pamulang, ASPERHUPIKI (Asosiasi Pengajar Hukum Pidana dan Kriminologi) serta YIHEGI (Yayasan Inovasi Hukum Ekonomi dan Governansi Indonesia) untuk mengembangkan riset dan advokasi strategis di bidang hukum pidana dan bantuan hukum bagi UMKM. Rekam jejak Chessa diperkuat oleh pencapaian personal seperti penerima beasiswa S2 Ilmu Hukum UNPAM (2015), penerima Hibah Penelitian Dikti (2020), penerima beasiswa pendidikan dan pelatihan ahli hukum pidana dari YLBHI dan ASPERHUPIKI (2024). Terakhir, dalam ranah akademik, ia menulis buku “Fungsi Hakim Pengawas dan Pengamat Dalam Sistem Peradilan Pidana” (2024) dan “Kebijakan Non Penal” (2024), serta artikel jurnal “Policy Implementation Process and its Component on Tax Crime Investigation Boundary to Promote an Optimal Tax Revenue : A Literature Review” serta sebuah naskah jurnal terkait bantuan hukum bagi UMKM nelayan (proses review) yang menegaskan konsistensi fokusnya pada persilangan antara kebijakan penegakan hukum pajak serta perlindungan dan bantuan hukum bagi UMKM.
Chessa Ario Jani Purnomo

Nandu Saprudin

Peneliti Kebijakan Publik, Keuangan Korporasi, dan Investasi
Nandu adalah dosen Manajemen di Universitas Ary Ginanjar dengan fokus pengajaran dan penelitian pada bidang manajemen keuangan, akuntansi, investasi, dan perpajakan. Latar belakang akademiknya mencakup Sarjana Pendidikan Akuntansi serta Magister Manajemen Keuangan dari Universitas Pendidikan Indonesia, yang memperkuat kompetensinya dalam analisis kinerja keuangan, tata kelola perusahaan, perencanaan pajak, serta pengambilan keputusan investasi. Dalam ranah profesional, Nandu memiliki pengalaman sebagai Manajer Finance, Accounting, dan Tax di PT Life Holy Indonesia, dengan tanggung jawab meliputi perencanaan keuangan perusahaan, pengendalian dan manajemen risiko, kepatuhan perpajakan, serta penyusunan laporan keuangan berbasis standar akuntansi. Ia juga terbiasa menggunakan berbagai software akuntansi untuk mendukung pengambilan keputusan manajerial berbasis data. Sebagai peneliti, Nandu mengeksplorasi isu-isu terkait struktur modal, profitabilitas perusahaan, akuntabilitas pengelolaan keuangan, kebijakan perpajakan, serta dinamika investasi dan ekonomi politik yang memengaruhi iklim bisnis dan keberlanjutan perusahaan di Indonesia. Fokus riset tersebut diarahkan untuk menghasilkan rekomendasi strategis yang relevan bagi dunia akademik maupun praktik bisnis. Di luar aktivitas akademik dan profesional, Nandu juga aktif sebagai wirausahawan di sektor perdagangan serta terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, organisasi, dan kemanusiaan. Pengalaman ini memperkaya perspektifnya dalam melihat keterkaitan antara kebijakan publik, strategi keuangan perusahaan, dan dampaknya terhadap pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Kombinasi pengalaman akademik, profesional, dan kewirausahaan menjadikan Nandu figur yang mampu menjembatani teori manajemen keuangan dan akuntansi dengan praktik bisnis, kebijakan perusahaan, serta strategi investasi yang adaptif, aman, dan berkelanjutan.
Nandu Saprudin

Irsyad Mohammad

Peneliti Kebijakan Publik dan Actor Mapping
Irsyad merupakan lulusan Sarjana Ilmu Sejarah dari Universitas Indonesia dan saat ini sedang menjalani studi S2 Islamic Studies di Universitas Paramadina. Irsyad dikenal luas sebagai penulis dan pengamat geopolitik, terutama dalam isu-isu investasi dan pembangunan nasional. Berbagai analisis dan tulisannya mengenai transformasi ekonomi, hubungan internasional, sejarah militer, dan politik Islam telah dipublikasikan secara nasional, antara lain di Kumparan, Stratsea, dan sejumlah media nasional. Selain menulis, Irsyad juga aktif secara profesional di salah satu lembaga survei politik terkemuka di Indonesia, di mana ia terlibat dalam riset opini publik, pemetaan perilaku pemilih, serta analisis tren politik dan kebijakan. Keterlibatannya di lembaga survei tersebut memperkaya perspektifnya dalam membaca hubungan antara dinamika politik domestik, kebijakan investasi, dan arah pembangunan nasional. Ia kerap membahas geopolitik kawasan, perbandingan transformasi negara, dan arah kebijakan ekonomi global, mulai dari sejarah Perang Dingin, konflik di Timur Tengah, hingga refleksi atas pembangunan Indonesia masa kini. Tulisan-tulisannya memberi perspektif yang relevan bagi pemangku kebijakan dan menjadi rujukan dalam riset kebijakan publik maupun forum strategis. Sebagai aktivis Himpunan Mahasiswa Islam, penyair, dan anggota komunitas sastra, Irsyad membangun reputasi dalam diskursus publik yang mengintegrasikan dimensi intelektual, spiritual, dan sosial. Sebagai peneliti kebijakan publik dan actor mapping, ia memetakan jejaring kekuasaan, kepentingan investasi, dan dinamika geopolitik untuk membaca bagaimana konfigurasi aktor domestik dan global memengaruhi arah pembangunan nasional. Pengalaman organisasi, karya ilmiah, aktivitas profesional di dunia survei politik, serta keterlibatannya dalam forum kebijakan menjadikan Irsyad memiliki pemahaman mendalam mengenai geopolitik, kebijakan diplomasi investasi, dan pembangunan nasional.
Irsyad Mohammad

Faisal Al Haq Harahap

Peneliti Dampak CSR
Faisal Al Haq Harahap adalah seorang advokat muda yang berkarier di bidang litigasi, kepailitan, dan kepatuhan korporat. Ia menyelesaikan studi Sarjana Hukum di Fakultas Hukum Universitas Indonesia dengan konsentrasi Hukum Bisnis dan kemudian memulai karier profesionalnya di firma hukum dan perusahaan yang bergerak di sektor korporasi dan e‑commerce. Pengalaman tersebut membentuk kemampuannya dalam menangani regulatory filing, investigasi internal, serta penilaian proses bisnis dari perspektif hukum. Saat ini Faisal menjabat sebagai Middle Associate di sebuah firma hukum nasional yang menangani perkara litigasi dan restrukturisasi skala besar, termasuk sengketa perdata, hubungan industrial, PKPU, hingga perkara di tingkat Mahkamah Agung. Ia terlibat dalam penyusunan strategi perkara, riset hukum mendalam, penyusunan dokumen litigasi, serta koordinasi manajemen perkara dari awal hingga akhir. Di luar praktik litigasi, Faisal juga berpengalaman dalam kerja-kerja kepatuhan dan tata kelola, termasuk due diligence untuk persiapan penawaran umum perdana (IPO). Sebagai peneliti dampak CSR, Faisal mengkaji keterkaitan antara kepatuhan hukum, tata kelola perusahaan, dan efektivitas program tanggung jawab sosial untuk memastikan bahwa inisiatif CSR tidak hanya memenuhi kewajiban regulasi, tetapi juga memberikan nilai tambah yang terukur bagi perusahaan dan masyarakat. Kombinasi latar belakang akademik, lisensi advokat, dan jam terbang di berbagai jenis perkara menjadikannya legal professional yang kuat secara analitis, rapi dalam eksekusi, dan dapat diandalkan dalam mendukung kebutuhan hukum korporasi.
Faisal Al Haq Harahap

Rustam Rizki Effendi

Peneliti Pemerintah Daerah dan Actor Mapping
Rustam memiliki latar belakang pendidikan Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia (periode 2017-2021) yang mengambil peminatan Hukum Administrasi Negara. Kendati demikian, tidak menghentikan Rustam dalam menguasai ilmu-ilmu hukum lainnya seperti Ilmu Hukum Pidana, Ilmu Hukum Perdata, ilmu Hukum Perpajakan, Ilmu Hukum Keuangan Publik, Ilmu Hukum Kepailitan, Ilmu Hukum Agraria, dll. Saat ini, Rustam bekerja sebagai Legal Corporate di Bank Swasta di Indonesia, dimana ia mengasah kemampuannya dengan menangani berbagai perkara hukum pidana, perdata, agraria, kepailitan dll. Rustam juga memiliki lisensi sebagai Advokat sejak Oktober 2024 yang tergabung dalam PERADI Rumah Bersama Advokat. Rustam juga aktif dalam berbagai lembaga think tank lainnya seperti Lembaga Kajian Hukum Keuangan Publik dan Perpajakan (LK-HKP) yang bergerak pada isu-isu hukum keuangan negara dan perpajakan. Sebagai peneliti pemerintah daerah dan actor mapping, Rustam menelaah relasi antara kerangka hukum, konfigurasi aktor lokal, dan praktik tata kelola keuangan publik untuk mengidentifikasi titik lemah regulasi serta peluang penguatan kapasitas pemerintah daerah.
Rustam Rizki Effendi

Esa Bayu Rianto

Peneliti Dampak CSR, UMKM Investasi, dan Program Sosial
Esa Bayu Rianto adalah seorang profesional kebijakan publik dan tata kelola organisasi, yang saat ini terlibat sebagai Administrative and Legal Affairs Specialist di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). Ia meraih gelar Sarjana Ilmu Politik dari Universitas Indonesia dengan fokus penelitian pada politik ASEAN, formulasi kebijakan isu lingkungan, dan tantangan-tantangan dalam proses kebijakan serta pengelolaan pemangku kepentingan. Pengalaman profesionalnya mencakup berbagai peran strategis dalam pemerintahan dan institusi akademik. Ia pernah menjadi Staff Intern di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Research Assistant di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, dan Analis Kerjasama Strategis di Research Center for Climate Change (RCCC) UI. Bayu terlibat dalam advokasi dan negosiasi poin-poin kesepakatan untuk amandemen proposal "Central and Regional Fiscal" yang berkaitan dengan kebijakan lingkungan. Selain itu, ia juga sempat terlibat sebagai Strategic Planning Analyst dan Internal Auditor dengan fokus pada aspek kerjasama serta tata kelola institusi pendidikan tinggi. Selain itu, Bayu juga memiliki beberapa pengalaman organisasi yaitu sebagai Wakil Ketua BPM FISIP UI dan Himpunan Mahasiswa Islam Universitas Indonesia. Bayu memiliki keahlian dalam team management, legal drafting, strategic planning, academic writing, dan strategic partnership. Saat ini juga aktif menulis dan menerbitkan publikasi terbarunya di Global South Forum (GSF) yang merupakan wadah penulisan populer-ilmiah berfokus pada analisis keterhubungan sejarah, gagasan, dan berbagai tantangan yang dihadapi kawasan Selatan-Selatan (Global South). GSF merupakan kolaborasi kerjasama penulisan dari Institute of Foreign Affairs (IIFA) at Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) dengan the London School of Economics (LSE) Global South Unit. Tulisan serta pemikiran lebih lanjut dapat diakses di www.globalsouthforum.org/author/esa-bayu-rianto. Sebagai peneliti dampak CSR, UMKM investasi, dan program sosial, Esa memusatkan perhatian pada bagaimana desain kebijakan, skema pembiayaan, dan tata kelola pemangku kepentingan dapat menghasilkan program yang efektif, terukur, dan berpihak pada kelompok rentan—baik melalui instrumen fiskal hijau, inisiatif pembangunan berkelanjutan, maupun penguatan kapasitas UMKM.
Esa Bayu Rianto