Musfi Romdani
Peneliti Data Survei Publik, Actor Mapping, dan Media
Musfi adalah seorang analis sosial-politik, praktisi komunikasi strategis, dan pemikir kritis dengan pengalaman lintas sektor di institusi kajian strategis, media massa, dan organisasi masyarakat sipil. Pendidikan akademik Musfi dimulai dari Universitas Indonesia, di mana ia menyelesaikan gelar sarjana Ilmu Filsafat dengan IPK 3,79 dan terpilih sebagai peserta pemilihan Mahasiswa Berprestasi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI tahun 2018. Sejak masa kuliah, ia aktif dalam berbagai organisasi, termasuk Badan Eksekutif Mahasiswa FIB UI, Forum Musyawarah Kebangsaan, GMNI Cabang Depok, dan berbagai kelompok studi akademik, yang memperkaya perspektif intelektual dan sosial politiknya. Pengalaman profesionalnya mencakup posisi sebagai Analis Sosial-Politik di Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) dan Redaktur di Pinter Politik. Melalui peran-peran ini, Musfi menghasilkan analisis mendalam tentang dinamika sosial-politik nasional, strategi komunikasi pemerintah, dan tren kebijakan publik. Sejak 2019, Musfi juga menjadi Pendiri dan Direktur Sekolah Logika, institusi pendidikan pertama di Indonesia yang mengkhususkan diri pada pengajaran berpikir kritis melalui ilmu logika formal. Inisiatif ini telah mendapat liputan media nasional (Indopos, 2019) dan berkembang menjadi gerakan untuk meningkatkan kemampuan penalaran analitis masyarakat luas. Sebagai alumni Filsafat UI, Musfi menerapkan pendekatan multidisipliner yang menggabungkan teori filosofis dengan analisis empiris untuk membaca fenomena sosial-politik kontemporer. Keahliannya mencakup analytical thinking, news writing, penelitian kualitatif, dan strategic communication. Melalui kontribusi di media massa, think tank, dan forum publik, Musfi dikenal sebagai pemberi perspektif yang kritis, evidence-based, dan berorientasi pada pemahaman mendalam terhadap mekanisme kekuasaan, kebijakan, dan mobilisasi publik di Indonesia. Sebagai peneliti, Musfi terbiasa merancang desain survei publik, menyusun pemetaan aktor, dan membaca lanskap media secara sistematis untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan dan strategi komunikasi yang berbasis data dan argumentasi logis yang ketat.